Skip to main content

Posts

Showing posts with the label Ekonomi

Potret Kemiskinan Struktural – Struktur Budaya Amil Zakat (2) Habis

Pendekatan empiric versus pendekatan struktur kekuasaan Oleh IksanHb Pendekatan sosio-kultural didalam menelaah wujud sosial Tamsilan kesholehan manusia di dalam filsafat ilmu pengetahuan sosial dan tidak terkecuali dari segi antropologi teologis yang banyak dipakai oleh masyarakat barat – memang secara umum banyak orang mengkaji kesholehan sosial lebih menekankan aspek perseorangan dan pribadi sebagai dasar martabat manusiawi dan pribadi sosial untuk bertanggung jawab. Kalau kita sejak kecil belajar Ilmu pengetahuan sosial baik secara formal maupun nonformal, lebih focus untuk mengenal lebih tentang sosiologi, tiak pernah kita memperdebatkan terhadap teori-teori yang dijadikan rujukan dalam proses belajar mengajar apa lagi menolak pengertian-pengertian yang sifatnya menyinggung orang lain. Apa yang terjadi pada mereka yang mana lebih berkepentingan dalam dimensi sosial manusia dan lebih induvidualisme daripada memberi ruang masyarakat terbuka dan mempunyai kesempatan dalam menetu...

Tanggapan: Potret Kemiskinan Struktural – Struktur Budaya Amil Zakat (1)

Oleh Lathiful Khuluq Penulis biografi Mbah Hadratusy Sgaikh Hasyim Asy'ary dan sedang menulis ttg. kemiskinan untuk Ph.D. di McGill Univ. untuk Program PhD interdisciplinary Islamic Studies dan Social Work. Saya setuju dengan penulis, "tragedi zakat Pasuruan" bisa didekati dari sudut: 1. Kemiskinan struktural. Negara membiarkan kemiskinan terjadi dengan berbagai kebijakannya. Banyak kebijakan yang memiskinkan rakyat terutama di pedesaan. Policy bias kota adalah salah satu theori yang menjelaskan kemiskinan terutama di pedesaan. Pemerintah selama ini lebih memprioritaskan pembangunan di perkotaan karena salah satunya konstituen/ warga kota dekat dengan pusat kekuasaan. Kalau mereka bergolak lebih membahayakan kekuasaan karena mudah demo dan anarki di jantung kekuasaan. Ketiadaan pemihakan terhadap ekonomi pedesaan yang berbasis pertanian/perikanan menjadi faktor lain terjadinya kemiskinan terutama di pedesaan. Kurangnya prioritas pemerintah untuk meningkatkan SDM dengan me...

Potret Kemiskinan Struktural – Struktur Budaya Amil Zakat (1)

Pendekatan empiric versus pendekatan struktur kekuasaan Oleh IksanHB K laim yang biasa dilakukan oleh pemerintah dalam menyampaikan laporannya tentang data kemiskinan dan pertumbuhan ekonomi, jarang sekali menggunakan pendekatan atau metode analisa sosial yang mana sangat berpengaruh dalam menentukan keputusan politik. Saya akan mencoba memberi perbandingan yang mungkin bisa lebih imbang untuk mengenali faktor kausatif kemiskinan (potret kemiskinan ditengah klaim atas peristiwa pembagian zakat yang membawa korban nyawa): entah kemiskinan terutama disebabkan oleh kesalahan yang miskin sendiri, atau apakah hasil dari ketidak-sesuaian sosial, eksploitasi dan penindasan. Pendekatan pertama dianggap pendekatan perseorangan yang mengikat pada ranah kehidupan individu. Jika yang dipakai, adalah cita-cita akan mendidik, menolong atau secara tidak langsung membuka secara paksa yang miskin untuk menjadi lebih sukar dan untuk bertingkah lebih bertanggung jawab karena dianggap simiskin susah dia...

Tragedi Zakat Maut Pasuruan dan Kemiskinan Struktural

Oleh IksanHb Tragedi di pembagian Zakat di Pasuruan yang menelan korban meninggal 21 orang , adalah sebuah potret kemiskinan struktural ( Kemiskinan struktur sosial dan kemiskinan yang diakibatkan oleh struktur kekuasaan). Kesombongan dan kecongkaan telah menjadi tren di tengah krisis sosial, krisis eksistensi menjadi bargaining sosial yang berimbas pada prilaku elit sosial dalam wilayah politik dan agama. Politik karena mereka pingin diakui bahwa rakyat miskin tergantung pada sikaya, sikaya menjual pengaruh pada elit politik disetiap tingkatan. Agama, kesalehan sosial menjadi tidak sesuai dengan realitas masyarakat yang notabene masyarakat tertindas, untuk mencapai pada tingkat kesalehan tidak harus detebus dengan membayar zakat tahunan, dimana menjadi kewajiban pribadi dengan mengatur sedemikian rupa seolah-olah tuhan telah menebus dosa-dosanya. Hak bagi sipenerima zakat tidak menjadi beban bagi mereka yang mempunyai hak, lalu kewajiban menjadi harga sosial yang harus dibayar dengan ...

Harga minyak dunia turun, alasan apalagi Pak Presiden!

Oleh:IksanHb P emerintah harus segera menurunkan harga BBM Nasional, tidak ada alasan lagi pemerintah untuk mempertahankan harga BBM, baik diesel, bensin dan minyak tanah. Alasan pemerintah menaikkan Harga BBM tahun ini salah satunya adalah naiknya harga minyak dunia, sekarang harga minyak sudah turun, kenapa pemerintah belum menurunkan harga BBM sedangkan harga minyak dunia sudah turun? Turnnnya harga minyak dunia, kemudian diikuti dengan turunnya harga minyak di berbagai negara, di Amerika seperti report yang di keluarkan oleh West Texas Intermediate (WTI) dimana harga minyak yang semula naik 145 dolar per barrel pada 14 Juli 2008 sekarang telah turun menjadi 113 Dolar per barrel pada 18 Agustus 2008, Canada juga telah menurunkan harga minyak pada bulan Agustus ini dan salah satu contoh lagi negara tetangga kita Malaysia dimana Pemerintah Malaysia menurunkan harga BBM. Harga diesel dan bensin yang semula naik pada tahun ini, kini telah diturunkan antara 8 dan 22 sen per liter terhitu...

Antara SEMBAKO, BBM, BLT dan PILKADA

Oleh:IksanHb Kenaikan Bahan Bakar Minnyak (BBM), Bantuan Langsung Tunai (BLT) dan Pemilihan Kepala Daerah (PILKADA) adalah masalah besar. Kurang pekanya terhadap masalah-masalah kecil dilingkungan masyarakat akan menimbulkan gejolak yang lebih besar. Meskipun pemerintah ngotot dengan pendiriannya dengan menaikkan BBM, karena pertimbangan naikknya harga minnyak dunia dan pertimbangan APBN, dan juga pemerintah siap menanggung akibatnya baik secara politik maupun ekonomi dan keamanan, akan tetapi pemerintah kurang bertanggungjawab atas pelaksanaan Bantuan Langsung Tunai (BLT), itu terbukti dengan banyaknya persoalan teknis maupun non teknis yang merusak keharmonisan dilingkungan masyarakat bawah dan menambah beban rakyat. Dalam masalah penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) sebagai kompensasi pengurangan subsidi BBM banyak sekali ditemukan gejolak dimasyarakat, karena keakuratan dalam penyaluran BLT masih kurang tepat. Terjadinya rasa iri dan rasa curiga diantara warga karena lemahn...

Ekonomi Indonesia dan keresahan Sosial

Oleh: IksanHb I su pertama ekonomi: dengan melambungnya harga minnyak dunia menjadikan kebutuhan hidup semakin berat, harga sembako naik, pengangguran semakin bertambah dan kriminalitas semakin merajalela. Problem ekonomi nasional yang sekarang terjadi, seharusnya pemerintah meninjau kembali APBN 2008 dan mencari solusi termasuk prioritas-prioritas pembangunan yang sedang dilaksanakan. Paling penting diantaranya adalah audit terhadap pelaksanaan program, yang mana tujuannya untuk melihat seberapa pelaksanaan pembangunan berjalan sesuai dengan rencana anggaran belanja 2008. Prioritas lain dimana itu bisa mendorong program unggulan dan program yang berkelanjutan harus di pantau secara ketat karena kalau tidak akan mengganggu program lain dimana akan menjadi bom waktu. Kemajuan ekonomi berdasarka hasil penelitian maupun hasil laporan program kerja dari lembaga-lembaga terkait, akan membantu kita dalam mengaudit dan menyusun rencana program. Apakah dengan lambatnya pertumbuhan ekonomi seba...

Kepercayaan Rakyat: 11 tahun setelah krisis

Oleh: IksanHb Kebanyakan pengamat maupun peneliti dalam melihat krisis keuangan Asia pada 1997 menyebutkan bahwa Indonesia menderita lebih parah daripada Thailand dan Korea. Mungkinkah Indonesia yang memperoleh banyak dampak dari krisis 1997 dan kemudia diikuti dengan krusuhan sosial dan bencana alam beberapa tahun ini bisa bangkit? Menyoroti dampak krisis 1997 biasanya memusatkan pikiran kita pada ukuran ekonomi seperti pertumbuhan PDB, laju pengangguran, dan jumlah orang yang hidup dalam kemiskinan. Ada dampak paling besar dari proses politik di dalam krisi keuangan dan demokratisasi Asia,justru Indonesia lebih berani mengambil pilihan dalam proses penyelesaian krisis sebagaiman kita ketahui reformasi politik dan demokratisasi menjadi paket setrategis bagi rakyat Indonesia. Meskipun dari sisi pertumbuhan ekonomi Indonesia masih terlihat lamban di bandingkan dengan negara ASIA lainnya. Ilmuwan sosial sayangnya belum memberikan ukuran politik dan ekonomi yang seimbang.Jika keseimbanga...