Skip to main content

Legislators : NAFTA Bermaksud Mematikan Ekonomi Mexico

Mexico, 27 Des (Prensa Latina) Legislators dari beberapa partai politik mengatakan bahwa setelah Perjanjian Perdagangan Bebas Amerika Utara di dalam bidang pertaniannya datang ke dalam efek, jutaan petani Meksiko secara ekonomis akan mati.

Menurut dokumen yang ditandatangani oleh Meksiko, Amerika Serikat dan Kanada, hanya empat hari sebelum menghapuskan kewajiban atas impor jagung, buncis, susu, gula dan subsidi makanan yang lain anggota kongres memperingatkan atas kerisis pertanian lokal akan masuk.

Deputi dari Partai Revolusioner Demokratik Juan Guerra Ochoa dan Emilio Ulloa menyadari bahwa petani akan dibanjiri oleh ketidakseimbangan yang ada dengan produk AS yang didukung oleh pemerintah mereka.

Guerra menerangkan bahwa selain produk lokal, konsumen terakhir juga akan dipengaruhi oleh naiknya harga makanan, kekurangan kemudian, dan pada akhir spekulasi.
Ulloa mengkritik kebijakan dalam hal ini karena tidak mengambil posisi untuk menghadap akan

sebab kerugian validitas penuh NAFTA.

Sementara itu, kelompok kerja Senat yang telah menganalisa issue meminta Eksekutif untuk mengambil peraturan kehakiman yang perlu untuk menekan NAFTA bernegosiasi kembali, dengan pandangan untuk menghindari perusakan ekonomi pedesaan Meksiko.

Dialih bahasakan oleh Iksan

Comments

Popular posts from this blog

Gelombang Demokrasi Pilpres 2009 dan Pemimpin Negarawan

Oleh Iksan Hb Mencari sosok pemimpin negarawan bagaikan menambang emas di lumpur, ada satu hal yang paling menarik untuk di cari dengan akal sehat adalah kesederhanaan, kemauan, kemampuan, mempunyai prinsip dan berintegritas. Rakyat sudah terlatih dengan salah pilih dengan tidak ragu dan berbelit-belit dalam menentukan pilihannya, apakah itu karena kemauan sendiri atau ada yang mempengaruhi. Keinginan yang selalu ada dalam pikiran rakyat adalah mencari kesejahteraan, apakah mengoyak dari sisi sumberdayanya atau menunggu keterlibatan negara. Sosok pemimpin sering kali dijadikan dalil untuk berargumen, akan tetapi di lapangan berbeda bahwa sembako masih daya tarik dalam menentukan pilihan. Kepentingan diri sendiri mudah kita dapat disetiap level pemimpin, yang sulit adalah mencari sosok pemimpin yang tahu, mau dan mampu, larut dalam tugas-tanggung jawab pada kepentingan yang lebih besar (kepentingan pada yang kuasa atas kedaulatan rakyat). Tokoh Senayan sebagaimana pemain didalamny...

Transisi Demokrasi Indonesia dan Politik Internasional (1)

Oleh IksanHb Mengenal Indonesia dari luar negeri, ketika saya memperhatikan dan mengikuti proses politik di Amerika sejak tahun 2004 sampai 2009, dimana priode yang paling menarik dalam perpolitikan domestik Amerika maupun pilitik global. Dekade ini sering kali saya sebut dekade transisi demokrasi Amerika, karena tampilnya kekuatan minoritas dengan menggunakan kendaraan partai Demokrat , kemudian menghasilkan pemimpin dari kulit hitam, dimana sebelumnya belum pernah terjadi. Dengan opini public yang begitu kencang dan kontrofersial menambah situasi seakan ditengah revolusi sedang berjalan ditengah krisi global. Indonesia salah satu objek paling miring dalam situasi ini karena Obama yang pernah tinggal di Indonesia menjadi isu paling populer setelah isu Irak. Serangan dari kubu partai republic sering kali berbau SARA seperti dipertanyakan tetang setatus keagamaan Obama ketika di Indonesia, namun dengan serangan yang berbau SARA tersebut justru memperkuat posisi Obama . Menjadi ...

Pemikiran Filsafat John Dewey (Bagian 3: habis)

John Dewey dan Pendidikan Pembahasan di sini difokuskan pada John Dewey sebagai seorang pendidik, meskipun konsepsi pendidikan yang dirumuskannya sangat kental dengan pemikiran filosofisnya. Tidak dapat dipungkiri bahwa pemikiran-pemikiran Dewey banyak berpengaruh pada praktek pendidikan masakini. Seiring itu pula, pemikiran-pemikiran Dewey, banyak memperoleh tanggapan pro dan kontra dari berbagai kalangan. Bagi mereka yang pro, pemikiran Dewey merupakan penyelamat pendidikan Amerika. Sebaliknya, mereka yang tidak sepakat, gagasan Dewey disebutnya sebagai lebih rusak dari gagasan Hitler.John Dewey adalah seorang filsuf dan pendidik, yang lahir tahun 1859 dan meninggal tahun 1952. Sebagai seorang filsuf, aliran filosofinya diklasifikasikan dalam kategori. Pragmatisme, meskipun Dewey sendiri lebih sering menggunakan istilah instrumentalisme dan eksperimentalisme. Menurut Garforth (1996) filosofi pragmatisme sering diarahkan sebagai filosofi konsekuensi yang menggunakan hasil atau konseku...